Pengkhotbah terkenal Gus Miftah berada di bawah pengawasan Gus Irfan, yang diduga menghina profesi dukun dan pasiennya. Hal itu dilaporkan ke Polres Jakarta Selatan pada Sabtu (10 September).
Menurut pengacara Gus Irfan, Firdaus Oyewoba, Gus Miftah menunjukkan hal-hal yang berkaitan dengan lilin. Miftah menuturkan, hal itu disampaikan Ata Kalilintar saat menjadi tamu di podcast AH.
"Miftah mengatakan di podcast Ata Halilintar bahwa dia membuat analogi bahwa orang yang datang ke dukun itu bodoh," kata Firdaus di jpnn.com, Minggu (11 September).
Farde merasa pandangan Hus Miftah tidak pantas. Menurut dia, Ketua Pondok Pesantren Ora Aji menghina kehormatan dukun.
"Selain pidato Gus Miftah, dukun adalah medium. Yang terjadi pada medium itu tidak biasa," ujarnya.
Terkait hal itu, pihak Ghus Irfan, Miftah, meminta maaf kepada Ghus, namun laporan itu tidak kunjung muncul.
“Dalam tataran agama, seseorang harus memaafkan diri sendiri, tetapi prosesnya terus berlanjut,” Farde menutup pidatonya.

Komentar
Posting Komentar