Farhat Abbas Feri membuat sensasi tentang samba. Pengacara skandal terkenal ini menyebut Ferdi Samba sebagai pahlawan.
Pada Sabtu (10/9/2022), pernyataan Farhat Abbas saat wawancara YouTube-nya dengan Ua Kua TV menimbulkan reaksi shock dari Ua Kua.
Farhat Abbas adalah karakter yang berbeda. Ferdi Samba yang bercita-cita menjadi presiden adalah polisi yang tangguh dan taat hukum.
Farhat Abbas yang sangat terkejut menyebut Brigadir Joshua Khutabarat sebagai pengkhianat.
Berikut pernyataan Farhat Abbas terkait kasus Feri Sambo:
Kasus pembunuhan Brigadir Jay masih menjadi topik hangat.
Karena kasusnya adalah tentang bintang dua Jenderal Ferdi Samba.
Pengacara Farhat Abbas menyiapkan adegan yang menyebut Perry Samba sebagai pahlawan.
YouTube Ua Kua TV Sabtu (10/9/2022) Farhat Abbas mengatakan: "Saya menganggap Samba sebagai pahlawan lembaga penegak hukum di kepolisian."
"Meskipun dia membuat kesalahan dengan posisinya yang cepat dan tegas, dia ingin dihukum. Ini adalah contoh yang baik bahwa jika Anda membantu, Anda tidak mengkhianati siapa pun."
Menurutnya, Ferdi Samba adalah orang biasa.
Kemudian pada Sabtu (10/09/2022), Farhat Abbas Ferri berbagi pemikirannya tentang kejadian mengerikan yang menjadikan Samba sebagai tersangka.
"Pak Samba, menurut saya, hanya manusia, hakim akan meringankan hukuman Samba, Samba adalah aparat penegak hukum, banyak polisi jahat yang dihukum," katanya.
Farhat Abbas Ferri mengklaim bahwa Samba tidak sengaja membunuh orang
Untuk saat ini, kasus Brigadir Jay masih dalam sorotan publik yang intens.
Pasalnya, kasus Brigjen Jay melibatkan Inspektur Kepala Paul Ferdi Samba yang mengepalai divisi propam.
Ferry Samba juga terlibat dalam kasus ini.
Ferdi Samba juga diancam akan dibunuh.
Farhat Abbas kemudian mengungkapkan pandangannya tentang insiden mengerikan itu.
Farhat Abbas mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada YouTube Ua Kua TV pada Sabtu (10/9/2022), "Ini pekerjaan yang bersih, jadi tidak masuk akal bagi istri Anda untuk mengubah seseorang yang akan saya bunuh."
"Antara Joshua dan Bu Putri, ya itu hanya pengakuan hubungan, tetapi jika Samba menyatakan harga diri dan kehormatan, maka rajam untuk zina itu normal dalam Islam, hanya hukum positif kita yang melarangnya," katanya. dia berkata.
Farhat Abbas mengatakan Ferdi Samba tidak sengaja membunuh orang.
“Saya tidak berpikir itu adalah pembunuhan yang disengaja, tetapi rencana yang gagal yang menyebabkan kematian penipu itu.
Farhat Abbas menuntut hukuman ringan bagi Ferdi Samba.
"Jadi kalau Samba yang akan dihukum, menurut saya tidak boleh lebih dari 12 tahun, tidak kurang dari 8 tahun," katanya.
Kini publik menunggu nasib Fara Ferdi Samba selanjutnya.

Komentar
Posting Komentar