Twitter melarang akun Bjorka di platform media sosial mereka, tetapi nama Bjorka muncul kembali dengan nama pengguna baru.
"Ya, pemerintah Indonesia telah menutup akun Twitter saya dan saluran Telegram saya sebelumnya. Tapi itu tidak akan berhenti," tweet @bjorxanism, akun Bjorka.
Dari tanggal yang tercantum di profilnya, tampaknya itu adalah akun Bjorka sebelumnya.
Belum dikonfirmasi bahwa akun tersebut milik seorang peretas dengan nama yang tidak diketahui Bjorka.
Banyak juga netizen yang mempertanyakan keaslian akun tersebut dan menganggapnya aneh.
Bahkan ada yang mengatakan palsu karena akun Bjorka sebelumnya dibuat pada September 2022.
Bjorka disebut-sebut menjadi malapetaka bagi pemerintah karena kiprahnya dalam meretas data yang tersimpan di berbagai website milik pemerintah Indonesia.

Komentar
Posting Komentar