Langsung ke konten utama

Sering Dikaitkan dengan Nyi Roro Kidul, Ini Penjelasan Ilmiah Larangan Berpakaian Hijau di Pantai

Sering Dikaitkan dengan Nyi Roro Kidul, Ini Penjelasan Ilmiah Larangan Berpakaian Hijau di Pantai

Anda mungkin pernah mendengar tentang larangan pakaian hijau di Pantai Selatan. Hal ini erat kaitannya dengan sosok mistik Nyi Roro Kidul.

Namun, apakah ini benar? Terlepas dari kebenaran larangan tersebut, larangan memakai pakaian hijau di laut yang membentang dari Selat Bali hingga Selat Sunda sebenarnya telah menjadi mitos di kalangan masyarakat sekitar.

Secara ilmiah tidak ada hubungannya dengan Nyi Roro Kidul. Namun ada penjelasan ilmiah mengapa pengunjung dilarang memakai baju berwarna hijau.

1. Warna lautan

Seolah-olah seseorang tersapu ke laut dan tim penyelamat berjuang untuk menemukan korban. Mengapa demikian?

Di dasar laut terdapat berbagai jenis objek, mulai dari pasir, terumbu karang hingga sampah laut.

Sepintas, orang mungkin mengira warna laut itu biru. Faktanya, itu benar. Namun, beberapa tempat memiliki air kehijauan.

Sebut saja satu-satunya di pantai selatan yang berwarna kehijauan. Jadi bisa dibayangkan tim SAR akan kesulitan mencari korban dengan pakaian yang cocok untuk air laut.

2. Risiko serangan hiu

Kemudian, dalam sebuah penelitian, warna hijau bisa menjadi sinyal bagi spesies hiu yang mendorong mereka untuk menyerang.

Meski jarang terdengar di Indonesia, hal itu sudah bisa diduga. Sebuah survei dari Australia Barat dan Queensland meneliti 17 spesies hiu sebagai objek.

Penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik mikrospektrofotometri pada sel punca yang berperan sebagai reseptor cahaya.

Hal ini membuat sel sangat sensitif terhadap cahaya. Ini untuk membantu hiu melihat di malam hari.

Namun, kabar buruknya adalah sel-sel ini tidak dapat membedakan warna yang ditangkap oleh mata Anda. Kerucut, yang bertindak sebagai pembeda warna, biasanya tidak ditemukan pada benda uji.

Beberapa spesies memilikinya. Salah satunya peka terhadap warna hijau. Hal ini tentu saja cukup menakutkan karena warna hijau bisa menjadi tanda bahwa hiu sedang menyerang.

3. Fenomena saat ini di laut

Larangan memakai warna hijau juga terkait dengan fenomena yang disebut rip current. Biasanya fenomena ini terjadi di lautan dengan ombak yang besar.

Adanya rip current ini disebabkan oleh pertemuan dua gelombang atau lebih yang menghantam pantai. Arus ini dapat membawa apa saja yang dilaluinya.

Meski terlihat tenang, arus yang diciptakan oleh ombak sebenarnya sangat ganas dan menghanyutkan semua yang dilaluinya.

Jika suatu saat ada korban yang hanyut, kebanyakan memakai baju berwarna hijau, warna bajunya akan dikaburkan oleh warna airnya. Hal ini tentu saja membuat pencarian menjadi lebih sulit.

Oleh karena itu, larangan mengenakan pakaian hijau tidak dapat dijelaskan secara ilmiah hanya dengan hal-hal mistis.

Namun, jangan melanggar pantangan dan jangan mempertanyakan kepercayaan masyarakat setempat. Ini juga bisa menjadi cara untuk menghormati kepercayaan orang-orang yang tinggal di dekatnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Bekasi Gelar Demo, Protes Harga BBM Naik

Pada Selasa, 6 September 2022, ratusan mahasiswa Bekasi memprotes kenaikan harga BBM di depan gedung DPRD Bekasi. Mahasiswa menyampaikan keinginannya untuk pertama kali di depan gedung DPRD Bekasi. Namun dalam kegiatan tersebut, masyarakat tidak bisa bertemu dengan ketua DPRD kota Bekasi, sehingga aksi kembali dimulai di depan balai kota Bekasi. Sekjen Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kota Bekasi Sahridin mengatakan aksi mahasiswa tersebut terkait dengan kenaikan harga BBM. Syahridin mengatakan kepada Pojoksatu.id: "Pemerintah dan DPRD juga harus bertanggung jawab atas kenaikan tajam harga BBM yang membuat rakyat semakin sengsara." Menurut informasi yang diberikan oleh Pojoksatu.id di tempat aksi, aksi mahasiswa di kota Bekasi diprovokasi oleh polisi. Selain itu, mahasiswa Bekasi membakar ban bekas sebagai protes atas kenaikan harga BBM. Para pengunjuk rasa yang menyampaikan keinginannya di depan gedung DPRD Kota Bekasi kecewa karena tidak bisa bertemu dengan ketua DPRD...

Partai Demokrat Bebaskan Kader Ikut Aksi Tolak Kenaikan BBM

Menyikapi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang dinilai menambah beban masyarakat, Partai Demokrat membebaskan kadernya untuk ikut melakukan aksi menentang kebijakan pemerintahan Joko Widodo. DPP MP Bappilu Kamhar Lakumani mengatakan DPP DPP, khususnya Bappilu, telah meminta anggota Fraksi Partai Demokrat di DPR-RI, DPR provinsi dan DPR Kabupaten/Kota mulai pekan kedua Agustus untuk mengambil tindakan. dan tindakan "Selain mengumumkan penolakan ini di DPR, seluruh 514 DPRD kabupaten/kota diminta menindak kenaikan BBM ini," kata Kamhar, Selasa (09/06). Kamhar mengimbau kadernya untuk tidak menangis menentang kenaikan harga BBM karena elit partai PDIP berperan dalam menyikapi kenaikan BBM pada masa pemerintahan SBY. Memang, menurut Kamhar, otoritas saat ini tidak perlu menaikkan harga BBM. Karena tidak ada keadaan darurat yang nyata jika pemerintah benar-benar peduli dengan rakyatnya. “Oleh karena itu, seluruh kader bisa ikut bersama rakyat berdemonstrasi menentang...

Hari Ini, Buruh Demo Serentak

Pemerintah menawarkan tambahan tunjangan BBM bersubsidi. Hal ini penting mengingat tergerusnya konsumsi BBM bersubsidi (pertalite dan solar bersubsidi) yang semakin meningkat. Wakil Menteri Keuangan Swahasil Nazara menyetujui penambahan kuota tersebut. “Jadi kuota pertalite kita naikkan dari 23 juta klon menjadi 29 juta klon,” ujarnya kepada CNBC TV Energy Corner kemarin (5/9). Swahasil mengatakan, biaya tambahan juga berlaku untuk solar. Dari kuota 14,9 juta klon tahun ini, meningkat menjadi 17,4 juta klon. Seperti diketahui, penambahan kuota subsidi BBM sangat diperlukan. Sebab, kenaikan konsumsi bahan bakar menyebabkan pengurangan kuota yang diperkirakan akan berakhir pada Oktober. Sejauh ini kuota pertalite hanya 3,55 juta sel dan solar hanya 3,5 juta sel. Dia meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan keamanan tambahan porsi subsidi BBM. Padahal, baik pemerintah maupun PT Pertamina menjamin terjaganya pasokan dan distribusi BBM bersubsidi dalam menghadapi peningkatan kons...