Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan datang langsung memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut kasus dugaan korupsi Formula E.
Koordinator Aktif Not Force 98 atau Siaga 98 Hasanuddin mengatakan, kedatangan Anis Basweda akan semakin memperjelas persoalan yang ada.
"Kehadiran Anis Basweda KPK di Bi Warna Bhavan hari ini adalah semangat kerjasama dan niat baik untuk mengklarifikasi kejadian (sumber E), apakah itu kejadian korupsi atau bukan," kata Hasanuddin kepada wartawan, Rabu (7/7). 9) . )
Di sisi lain, dia memuji KPK yang bergerak cepat dalam mengeluarkan kutipan. Penting untuk memperjelas status Annis terkait Formula E yang sukses digelar beberapa waktu lalu.
“Jelas informasi ini harus diburu-buru, selain mengklarifikasi apakah ada peristiwa pidana, status Anis Basveda juga harus diperjelas,” jelasnya.
Menurutnya, nanti dalam seruan KPK berpotensi menjadi alat agitasi politik terhadap Anis menjelang pemilihan umum 2024.
"Oleh karena itu, sudah sepatutnya KPK mempercepat seruan Anees Baswedan untuk mengurangi politisasi menjelang pemilihan umum 2024," katanya.

Komentar
Posting Komentar