Partai Demokrat menolak menaikkan harga bahan bakar dan membebaskan para eksekutifnya untuk bertindak melawan mereka. Demokrat juga mengolok-olok elit PDIP yang menangis di era SBY.
Demokrat menentang kenaikan harga BBM, tetapi eksekutif Demokrat diminta untuk tidak bertindak seperti yang dilakukan PDI-Perjuangan.
Saat itu, elite PDIP melakukan mobilisasi melawan kenaikan harga BBM di bawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang melolong cemas.
Hal itu diumumkan pada Selasa (09.06.022) oleh Kamhar Lakomani, wakil dari Partai Demokrat, Papilo DP, dalam keterangannya yang diterima di Pojoksatu.id.
"Eksekutif tidak perlu menangis karena mereka menentang kenaikan harga BBM," katanya.
Qamar mengatakan, saat pemerintahan SBY pertama kali menaikkan harga BBM, elite PDIP disibukkan dengan mengeluhkan kenaikan BBM.
Namun, saat berkuasa, PDIP sepertinya tidak mempermasalahkan harga BBM yang tinggi.
"Ini seperti teater elit PDIP ketika bereaksi terhadap kenaikan harga BBM pada masa pemerintahan SBY sebelumnya," katanya.
Bawahan Agus Harimurthy Yudhoyono (AHY) mengatakan, pihaknya memerintahkan seluruh kader di berbagai kecamatan menolak kenaikan harga BBM.
"Selain ungkapan ketidaksetujuan rapat, Direksi Cabang 514/Kota diminta menindak kenaikan harga BBM ini," katanya.
Sebelumnya, Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Saeed Iqbal meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) menurunkan harga BBM bersubsidi.
Ia mengatakan, jika pemerintah tidak menurunkan harga BBM, pihaknya akan mengambil langkah lain.
Hal itu dideklarasikan pada Selasa (9/6/2020) di luar gerbang utama Kompleks Parlemen, Senyan, Jakarta.
"Menolak menaikkan harga BBM. Kami meminta pemerintah mendengarkan seruan kami untuk bertindak. Jadi kami akan mengambil tindakan lebih lanjut," katanya.
Lebih lanjut, Saeed juga mendesak seluruh pemimpin Indonesia untuk mengambil tindakan terhadap kenaikan harga BBM.
Para pemimpin daerah diminta segera mengirimkan surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk segera menurunkan harga BBM.
“Tujuannya untuk meminta gubernur mengirimkan surat rekomendasi kepada presiden dan para pemimpin Republik Demokratik Kongo untuk membatalkan kenaikan harga bahan bakar minyak,” katanya.

Komentar
Posting Komentar